Mempunyai label sebagai good listener itu memang bagus dan terkesan menjadi VIP (Very Important Person). Kita merasa dibutuhkan, dipercaya dan mampu membuat si pencurhat menjadi lebih tenang. Namun, kadang ada beberapa orang yang terlalu banyak bicara, bermonolog tiada akhir, dan malah bikin kita annoyed. Kita sama sekali tidak diberi waktu untuk ngomong. Sekalinya baru menyampaikan dua kata, dia malah makin nyerocos tiada henti atau parahnya makin nge-dramaqueen tanpa mengacuhkan kita. Zzzzzzz
Oke, sebenarnya tidak masalah untuk berhadapan dengan orang yang chatty. Itu pertanda bahwa mereka menyukaimu dan mau membuka dirinya hanya untuk didengarkan. Jadi, kalau kita bersikap parno atau kasar, kemungkinan mereka akan tersinggung dan malah berhenti untuk bergaul dengan kita. Karena bagaimanapun, menjadi good listener itu sudah membuat kita sendiri merasa senang. Namun kadang, ada jenis yang terlalu mendominasi dengan cara yang arogan juga sama sekali tidak menghargai pendapat kita, dan semua itu membuat kita lelah.
Menghadapi orang seperti ini, kita bisa memilih untuk merespon dengan cara yang paling lembut atau yang paling ekstrim, seperti berikut:
- Dibawa bercanda
- Bersikap empati
- Masuk telinga kiri, keluar telinga kanan
- Interupsi
Memang sulit untuk mengontrol seseorang yang berbicara terlalu banyak. Tapi waktu dan kesehatan emosimu itu, loh. Jadi usahakan untuk memahami dan menetapkan batasan dengan mereka.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar